October 1, 2012

Biografi Grafis CHE


sampul depan


Pengarang : Spain Rodriguez
Editor : Paul Buhle
Publisher : Verso (New Left Books)
Hak cipta terjemahan bahasa Indonesia : PT Grameda Pustaka Utama
Alih Bahasa : Ratih Kumala
Ilustrasi sampul : Spain Rodriguez
Desain sampul asli : Empire Design Studio
Diolah oleh Agus Purwanta
Cetakan pertama, Oktober 2008


sampul belakang


Sejak kematiannya pada tahun 1967, Ernesto "Che" Guevara telah menjadi ikon dan figur dengan citra sangat terkenal di dunia. Gambar Che terpampang dimana-mana; poster, buku, topi, pin, kotak rokok, sampul kaset dan yang paling banyak, t-shirt. Tapi kenyataanya, banyak orang yang memakai kaos bergambar Che tidak mengetahui siapa sebenarnya Che Guevara. Biografi Grafis yang digambar dan ditulis berdasarkan riset oleh Spain Rodriguez ini memberi nafas baru pada sejarah dan perjuangan Che.




Buku karangan Spain ini menyoroti kehidupan Che serta pengalaman yang membentuk karakternya. Dari perjalanan naik sepeda motor ke Amerika Latin, saat mendududki posisi penting sebagai pimpinan di Gerakan Revolusioner Fidel Castro, perjalanan di Afrika, keterlibatan dengan pemberontakan di Bolivia yang berujung pada kematiannya, hingga warisan luar biasa yang ia tinggalkan.




Buku ini kubeli ketika diskon besar-besaran di Gramedia pusat Yogyakarta. Aku tertarik karena muatan sejarahnya, serta bertujuan menambah koleksi komik(novel grafis)ku. Pendapatku pribadi, kaver buku ini kurang menarik, terkesan asal karena desainnya kurang rapi. Meski demikian, isi buku ini cukup menarik, dengan ilustrasi yang pas untuk cerita bertema sejarah. Hanya saja gaya penceritaanya (teksnya) sangat monoton, sehingga rasa bosan sangat cepat datang ketika membacanya.


3 comments:

RYNEM said...

biasanya buku terjemahan gitu, penerjemahnya yg nggak top mengartikan ke dalam bahasa indonesia... harganya berapaan luk?

Lulu Niha said...
This comment has been removed by the author.
Lulu Niha said...

Rp15.000 nem...
kondisinya bagus, nggak kayak Persepolis punya temenku...baru dibaca sekali lgsung mretheli.

Nggak terjemahannya aja sih, menurutku alurnya juga kurang menarik...gara2 panelingnya terlalu monoton juga sih :P