July 19, 2012

Alas Kaki-ku sayang...

Aku bukan pengamat ataupun penggila fashion. Sebagian besar barang-barang yang kubeli (pakaian & alas kaki) disesuikan dengan fungsinya. Dalam hal pakaian, aku tidak menuntut keren atau bagusnya bahan, tetapi lebih ke arah nyaman (melindungi tubuh dari cuaca dan sesuai ukuran). Inilah alasannya kenapa bajuku kebanyakan longgar dan berbahan agak tebal. Kalau alas kaki, aku cuma butuh sendal dan sepatu untuk kuliah. Meski beberapa kali ibuku bilang agar aku mulai membeli sepatu/ sendal berhak tinggi, hanya sekali aku menurutinya dengan membeli sendal berhak 3cm menjelang Idul Fitri tahun lalu (itu juga akhirnya dipakai kakakku setelah lebaran).

Mengenai sepatu, aku paling suka sepatu kets atau sneakers. Selain bahannya yang tidak membuat gerah, kesannya santai. Sempat aku berpikir untuk membeli sneakers berhak tinggi karena merasa terlalu pendek jika bersanding dengan cowokku yang tingginya 180an cm (aku 160an cm), namun lagi-lagi aku berpihak pada "fungsi". "Sepertinya yang begituan bakal jarang kepakai"


Sendalku

Sendal model crocs, merek N*****. Kubeli beberapa bulan yang lalu setelah sendalku sebelumnya (sendal karet) putus. Pinginnya cuma awetnya, soalnya kalau yang ada talinya lagi gampang putus. Beli yang abal saja, kalau Crocs asli pasti mahal...hehehe. Yang membuatku kurang nyaman, sendal ini gampang sekali menampung air :(


Sepatu kets butut

Sepatu ini kubeli sejak duduk di bangku SMA. Tak ada yang spesial, bahkan merek-nya pun nggak jelas. Waktu beli aku iseng saja karena hanya untuk bepergian (main). Warna aslinya hitam (sekarang sudah pudar), dengan tulisan-tulisan para pemain Chelsea FC. Bukannya aku penggemarnya lho... pilihan ini murni "asal" (yang paling penting harganya murah :P).

Ketika aku pindah ke tempat kos (masa kuliah) yang pemiliknya mempunyai banyak sekali kucing, sepatu ini pernah sekali dikencingi kucing. MasyaAllah baunya...padahal baru saja kucuci T.T


Sepatu sport


Aku bukan tipe orang yang sporty (suka olahraga). Menurutku menggambar atau membaca komik sambil mendengarkan musik di kamar jauh lebih menyenangkan daripada berpanas-panas menguras keringat. Bukan berarti aku benci berpanas-panas (begini-begini aku anak petani, setiap pulang ke rumah pasti ada kerjaan di sawah/ kebun jeruk) XD. Aku membelinya waktu mau masuk kuliah. Karena sudah punya sepatu kets, aku yang "diharuskan" beli sepatu oleh ibuku memilih sepatu ini. Menurutku tulisan merek PIERO-nya cukup menarik.


Sepatu kets tinggi


Ini sepatuku yang terakhir. Aku mendapatkannya dari cowokku (diberi), karena ukurannya sudah tidak muat padanya. Meski sudah berumur, bahannya memang bagus. Hm, hm...sepertinya bakal awet (**)d


No comments: