April 17, 2012

Nostalgia Bahagia

Suatu ketika tiba-tiba saja aku ingin melihat-lihat foto-foto masa kecil. Langsung saja kuambil album-album foto yang tersimpan di bufet ruang tamu bagian paling bawah. Siapa sangka lebih dari 10 album mini kami hampir ludes terkena jamur, diakibatkan kondisi lembab yang entah dari mana.

Secepat mungkin kekeluarkan satu-persatu foto-foto itu dari balik plastik pelindungnya, berharap masih banyak yang bisa diselamatkan. Ketika pulang menuju Yogyakarta, aku segera men-scan semuanya, kemudian melakukan perbaikan sebisanya.

Aan, Aku, mbak Sufi

Satu-satunya foto ketika berlibur ke Pantai Grajagan yang bisa terselamatkan. Aku lupa kapan tepatnya foto ini diambil.

Aan sudah mulai terlihat gosong karena sering bermain keluar. Mbak Sufi dan Aku mengenakakan baju renang one piece...?

"Kalau sekarang, pasti kami malu memakai yang begituan...hahaha."

"like this!"

Bersandar di kursi merah ruang tamu. Kursi yan masih terus bertahan meski sudah termakan rayap hingga sekarang.

Bersama Mas Rokhis

Mbak Sufi, (mendiang) Mas Rokhis & Aku

Mbak Sufi, Aku, Aan & (mendiang) Mas Rokhis

Mas Rokhis, kakak sepupuku yang meninggal beberapa tahun lalu karena kecelakan. Usianya 2 tahun di atas Mbak Sufi. Dia adalah putra dari Pakdhe Juki dan Budhe Siti (kakak Ibukku)


mbak Sufi, Aku, Tara, bulik Katrin, Ibuk

Foto ini diambil ketika lebaran (lupa tahunnya). Bulik Katrin adalah istri Paklik Mul (adik Bapak) dan Tara adalah putri pertamanya. Mereka tinggal di Lombok, sehingga kami bisa bertemu dikala lebaran saja kalau ada kesempatan mudik.

Mas Tamziz, anak tetangga, Mbak Ida (menggendong Eli),
Ilma (baju pink), & Iko

Lebaran di rumah Budhe Tin di Kebonjeruk, Benculuk, Banyuwangi. Mbak Ida adalah anak pertama dari Budhe Tin & Pakdhe Bath, Mas Tamziz adalah suaminya, Ilma adalah anak pertama mereka dan Eli adalah anak ke-2.

Bapak
(Tumiyanto)


Ketika berlibur di Kebun Binatang Surabaya. Bapakku terlihat masih sangat muda.



Acara pelepasan siswa kelas 6 SD Sukorejo VII. Seperti biasa, Bapakku jadi wali kelas 6 dan selalu mendapat tanggung jawab paling besar.

Ibu
(Umi Hasanah)



Medan, Sumatera Utara. Ibu mengikuti acara pengajian besar yang diadakan oleh Drs. H. Kadirun Yahya.

Mbak Sufi
(Sufi Ika Wardani)

bersama tim marching band SMPN 1 Cluring

Salah satu ekskul yang diikuti kakakku ketika SMP. Foto ini diambil ketika dia bermain di Banyuwangi untuk acara peringatan HUT RI pada 17 Agustus.

Berikut foto-foto kakakkku semasa SMA.

Mbak Sufi & Mbak Ana
(di dalam kamar kos)

mencoba bermain drum

PMR & anak punk

Karnaval di SMAN 1 Genteng untuk perayaan HUT RI.

Buah Naga di depan rumah

Mbak Sufi & Aku
(di teras Masjid Kebun Binatang Surabaya)


Aku
(Luluk N.M)



Ketika menerima penghargaan juara kelas di TK.

Ika, Hernis, Aku, Angga, Huda & Ipul (teman Aan)
(Belajar Kelompok)

Entah karena aku selalu juara kelas atau karena aku adalah teman yang menyenangkan (wkwkwwk), hampir setiap malam teman-temanku ini datang ke rumah untuk mengerjakan PR sekaligus belajar, terlebih menjelang ujian. Namanya juga anak-anak, selama belajar pun kami selalu ramai dan sesekali bermain. Daripada tempat bimbel, rumahku lebih pantas disebut markas.

Cerita singkat mengenai teman-temanku ini:
Ika adalah teman dekatku. Ketika kelas 3 dia sempat pindah ke Kalimantan karena ikut orang tuanya yang bekerja di sana, kemudian kembali lagi waktu kelas 5. Hernis, biasa dipanggil BIBIK, adalah adik dari mas X yang terkenal pandai. Tidak seperti kakaknya, dia cenderung pemalas dan agak lemot^^. Rumah Huda di seberang sekolah SD kami (sedikit ke utara). Tak banyak yang kuingat tentangnya. Ipul teman seangkatan Aan, adikku, dan sepertinya dia datang karena ikut Huda cs saja. 

Diantara mereka, aku terakhir pernah bertemu dengan Angga ketika SMA. Dia menjadi salah satu anggota tim sepak bola di Banyuwangi. Aneh sekali dia berkata kalau aku "makin sombong", hanya karena pernah sekali menyapaku dan aku tak menanggapinya (padahal aku lagi nggak nyadar saja). Kupikir dia masih dendam padaku karena dulu dia pernah kalah waktu menantangku "bagus-bagusan nilai Matematika". Kuakui Angga lebih jago di bidang itu, namun dia seringkali tidak teliti karena terlalu pede, dan alhasil, dia tak pernah menang dariku.

Tari Saman

Ingin tertawa rasanya kalau melihat foto ini. Aku yang dulu sering kali "mau" ikut mengisi acara di TPQ ataupun sekolah dengan bergabung dalam grup tari-tarian. Bahkan suatu ketika aku terobsesi terhadap break dance hingga seringkali latihan secara otodidak di kamar^^.

Aan
(Azwar Annas) 

Dadang & Aan
(setelah menari di acara pesantren)

Aan & Aku
(Di pantai Rajeg Wesi)

Ketika ikut Bapak & Ibuk mengantarkan mebel di daerah Sarongan. Karena mendengar isu dari warga sekitar mengenai bangkai pesawat karam yang terlihat di bibir pantai Rajeg Wesi, kami langsung meluncur kesana. Sayang sekali kami tidak beruntung. Laut agak pasang sehingga badan pesawat sama sekali tidak terlihat. 

"yeah! Yeah!!"

Hilir sungai di dekat Rajeg Wesi. Sempat terlihat beberapa ekor ikan terbang meluncur bergantian. Kereeeeen....!! 

2 comments:

Sufi_Ikawardani.blogspot.com said...

ralat lu, di fotonya bapak yg perpisahan SD, bukan SD VII, tapi SD VIII

bukan pesantren, tapi TPA..kita kan cuma ke TPA masa-masa SD saja...hehehe
terus yg ada difotomu kamu bukan menarikan Javen, tapi Tari Saman..
Javen ditarikan dengan berdiri, dititikberatkan pada langkah kaki

sekian ralat dariku:)

metalu said...

Wahaha...itu kesalahan ketik mbak. Kurang I doang XP

Siap bos, segera saya edit!
XD